Senin, 23 Juli 2012

Rumor - Butiran Debu

Lagu ini menyentuh hati, maaf sedikit lebay. Coba pembaca dengarkan lagu ini dengan suasana hening, pasti sangat menyentuh, penulis bisa menjamin itu. Apalagi yang memang pernah merasakannya yang ada didalam lirik lagu 'Butiran Debu'.


Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa untuk selamanya
Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa sepanjang usia

Hingga tiba saatnya aku pun melihat
Cintaku yang khianat, cintaku berkhianat

Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu


Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa untuk selamanya
Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa sepanjang usia


Hingga tiba saatnya aku pun melihat
Cintaku yang khianat, cintaku berkhianat........

Menepi menepilah menjauh
Semua yang terjadi diantara kita


Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu

(Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi)
(Aku tenggelam dalam lautan) dalam luka dalam

Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu
Aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu



Chrisye - Kala Cinta Menggoda

Lagu ini sangat menginspirasiku. Tidak tahu sebenarnya arti dari 'Kala Cinta Menggoda' itu. Karena penulis tidak pernah sama sekali merasakan arti cinta yang sebenarnya, apalagi ada niatan untuk menggoda. hihihihii.... Alunan musik yang sangat mendukung suasana hati, dimanapun penulis berada...

Sebelum janur kuning melengkung , 'berarti' dia masih milik siapa saja yang mampu merebut hatinya.
(sekalipun ada pacarnya) , memang penulis perduli ? hihihihii.... sikat dan bawa pergi saja ...
KARMA? Belakangan saja itu. KARMA memang tidak semanis KURMA, walaupun cuma beda 1 huruf saja :)


Sejak jumpa kita pertama ku langsung jatuh cinta
Walau kutahu kau ada pemiliknya
Tapi ku tak dapat membohongi hati nurani
Ku tak dapat menghindari gejolak cinta ini

Maka ijinkanlah aku mencintaimu
Atau bolehkan aku sekedar sayang padamu
Maka ijinkanlah aku mencintaimu
Atau bolehkan aku sekedar sayang padamu

Memang serba salah rasanya tertusuk panah cinta
Apalagi aku juga ada pemiliknya
Tapi ku tak mampu membohongi hati nurani
Ku tak mampu menghindari gejolak cinta ini

Maka maafkan jika ku mencintaimu
Atau biarkan ku mengharap kau sayang padaku
Maka maafkan jika ku mencintaimu
Atau biarkan ku mengharap kau sayang padaku

Tapi ku tak dapat membohongi hati nurani
Ku tak mampu menghindari gejolak cinta ini

Maka ijinkanlah aku mencintaimu
Atau bolehkan aku sekedar sayang padamu
Maka maafkan jika ku mencintaimu
Atau biarkan ku mengharap kau sayang padaku


NB : Perjuangkanlah cinta. Jangan pantang menyerah 'Kala Cinta Menggoda' datang mendera.

Kamis, 19 Juli 2012

Bulan Agustus

BULAN AGUSTUS

Agustus adalah bulan kedelapan dalam satu tahun Kalender Gregorian. Asal-usul kata ini tidaklah begitu jelas, tetapi kemungkinan besar diambil dari Bahasa Portugis "Agosto" yang dipengaruhi oleh Bahasa Belanda "Augustus" . Kedua nama tersebut merujuk kepada Kaisar Romawi, Octavianus Augustus. Sebelumnya, bulan ini disebut Sextilis yang berarti keenam dalam Bahasa Latin.

Agustus adalah satu dari tujuh bulan lain yang memiliki 31 hari. Pada tahun biasa, tidak ada bulan lain yang dimulai pada hari dalam minggu yang sama seperti pada bulan Agustus walaupun pada tahun kabisat, bulan Februari dimuali pada hari yang sama. Bulan Agustus berakhir pada hari yang sama dengan bulan November setiap tahunnya.

OCTAVIANUS AUGUSTUS
Imperator Gaius Julius Caesar Octavianus Divi Vilus Augustus
Lahir : Roma, 23 September 63 SM
Wafat : Nola, Italia,  19 Agustus 14 M ( 75 tahun )

Gaius Julius Caesar Augustus (23 September 63 SM - 19 Agustus 14) yang bergelar Kaisar Oktavianus Augustus atau Kaisar Agustus (bahasa latin : Imperator Caesar Divi Filivs Avgvtvs) adalah Kaisar Romawi pertama dan salah satu yang paling berpengaruh. Ia mengakhiri perang saudara berkepanjangan dan menciptakan kedamaian , kesejahteraan , dan kemegahan di Kekaisaran Romawi, yang dikenal dengan sebutan Pax Romana atau Kedamaian Romawi . Memerintah sebagai penguasa tunggal mulai tahun 27 SM sampai meninggalnya tahun 14 SM. Ia menikah dengan Livia Drusilla dan langgeng hingga lebih dari 51 tahun . Setelah meninggal, Tiberius menggantikannya sebagai Kaisar Romawi.

Selasa, 17 Juli 2012

Bulan Juli

BULAN JULI

Juli adalah bulan ke tujuh dalam Kalender Gregorian. Namanya diambil dari nama Kaisar Romawi , Julius Caesar, yang lahir pada bulan ini. Sebelumnya,bulan ini disebut Quintilis yang  berarti kelima dalam bahasa latin karena pada mulanya, Kalender Romawi diawali pada bulan Maret. Bulan ini memiliki 31 hari, sama dengan bulan setelahnya, Agustus.

JULIUS CAESAR
Subura, Roma, Juli 100 SM
Wafat : Curia Pompey, Roma, 15 Maret 44 SM (55 Tahun)
Wangsa : Julius - Claudius

Gaius Julius Caesar (Latin : C.IVLIVS.C.F.C.N.CAESAR) (13 Juli 100 SM - 15 Maret 44 SM) adalah seorang pemimpin militer dengan politikus Romawi yang kekuasaannya terhadap Gallia Comata memperluas dunia Romawi hingga Oceanus Atlanticus, melancarkan serangan Romawi pertama ke Britania, dan memperkenalkan pengaruh Romawi terhadap Gaul (Perancis), sebuah pencapaian yang yang akibat langsungnya masih terlihat hingga kini. 

Julius Caesar bertarung dan memenangkan sebuah pertarungan saudara yang menjadikannya penguasa terhebat didunia Romawi, dan memulai reformasi besar-besaran terhadap masyarakat dan pemerintah Romawi. Dia menjadi ditaktor seumur hidup , dan memusatkan pemerintahan yang makin melemah dalam republik tersebut.

Caesar meninggal dunia pada 15 Maret 44 SM akibat ditusuk hingga mati oleh Marcus Junius Brutus dan beberapa senator Romawi. Aksi pembunuhan terhadapnya pada hari Idi Maret tersebut menjadi pemicu perang saudara kedua yang menjadi akhir Rebupblik Romawi dan awal Kekaisaran Romawi di bawah kekuasaan cucu lelaki dan putra angkatnya, Kaisar Augustus.

Kampanye militer Julius Caesar diketahui secara mendetail melalui tulisannya sendiri Kumpulan Komentar, dan banyak dari kisah hidupnya yang direkam sejarahwan seperti, Gaius Suetonius Tranquillus, Mestrius Plutarch, dan Lucius Cassius Dio.

Tulisan Sederhana Sang Penulis

Masih pantaskah penulis untuk datang kepadanya ?
Namun sadar sekali,
Cinta itu tak harus memiliki :')
dan penulis sadar akan hal itu
Semoga kamu bisa dapat yang lebih baik
Penulis mengukir namamu di tangan kanan dan ini permanent tidak bisa hilang :)
Dan penulis tidak akan pernah menghapusnya

Selasa, 15 Mei 2012

Grojogan Sewu Tawangmangu Jawa Tengah



GROJOGAN SEWU TAWANGMANGU
Grojogan Sewu merupakan salah satu air terjun yang berada di Jawa Tengah. Terletak di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Air terjun Grojongan Sewu terletak di lereng Gunung Lawu. Grojogan Sewu terletak sekitar 27 Km disebelah timur kota Karanganyar. Air terjun Grojogan Sewu merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu.

AIR TERJUN GROJOGAN SEWU
Grojogan Sewu berarti air terjun seribu. Meski air terjun di sini tidak berjumlah seribu, tetapi ada beberapa titik air terjun yang dapat dinikmati di sini. Air terjun tertinggi yang ada tingginya sekitar 80 meter. Ada pula air terjun yang tidak terlalu tinggi tetapi pancurannya meluas dan membentuk cabang-cabang. Bila sedang musim hujan, sekeliling tebing akan dihujani air terjun, tetapi saat musim panas, banyak air terjun yang kering.

Hutan Wisata Grojogan Sewu memiliki luas 20 Ha. Kawasan hutan ini banyak ditumbuhi berbagai jenis pohon hutan dan dihuni oleh sekelompok kera jinak.Beberapa fasilitas dari hutan wisata ini adalah Taman Binatang Hutan, kolam renang, tempat istirahat, kios makanan, kios buah-buahan dan cinderamata, mushola dan MCK.

Loket Masuk Kawasan Grojogan Sewu

Untuk masuk ke kawasan wisata ini, harus membayar tiket sebesar Rp.6.000. Loket pintu masuk ada 2 buah. Yang pertama terletak diatas, saat menyusuri jalan menuju loket utama, disana dapat melihat-lihat tanaman hias yang dijual disisi jalan. Atau juga dapat naik kuda untuk menuju loket bila malas berjalan kaki. Juga jangan terkejut bila ada monyet-monyet yang ada di sisi jalan. Sedangkan pintu kedua terletak di lereng bawah.
Tangga Menuju Air Terjun
Tempat Untuk Beristirahat
Bila masuk melalui pintu pertama yang ada diatas, pengunjung harus menuruni tangga yang tersusun rapi dan beralas batu untuk menuju air terjun. Tangga yang jumlahnya ratusan ini mungkin dapat membuat kaki terasa pegal. Untuk mengatasi masalah ini pengelola menyediakan gazebo dibeberapa titik sehingga pengunjung dapat beristirahat sejenak. Didalam kawasan ini terdapat monyet berekor panjang yang hidup bebas, jadi jangan herran bila pengunjung akan menemuinya dalam perjalanan. Jumlahnya banyak, tetapi pengunjung tidak perlu takut karena monyet di sini umumnya tidak akan mengganggu.
Wisata Jawa Tengah

Klenteng Agung Sam Poo Kong Semarang








GERBANG PINTU UTAMA

Sejarah
Klenteng Gedung Batu Sam Poo Kong adalah sebuah petilasan, yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok yaitu yang bernama Zheng He / Cheng Ho. Terletak didaerah Simongan, sebelah barat daya kota Semarang. Tanda yang menunjukan bekas petilasan yang berciri keislaman dengan ditemukannya tulisan "Marilah kita mengeningkan cipta dengan mendengarkan bacaan Al-Qur'an). 

Disebut gedung batu karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Orang Indonesia keturunan Cina menganggap bangunan itu adalah sebuah Klenteng , mengingat bentuknya berstruktur Cina sehingga mirip sebuah Klenteng. Sekarng tempat tersebut dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang atau tempat untuk berziarah. Untuk kepreluan tersebut, didalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Dijen. Padahal Laksamana Cheng Ho adalah seorang Muslim, tetapi oleh mereka dianggap Dewa. Hal ini dapat dimaklumi mengingat agama Kong Hu Cu  atau Tao menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepada mereka.

Menurut cerita Laksamana Zheng He sedang berlayar melewati laut Jawa ada seorang awal kapalnya yang sakit, ia memerintahkan membuang sauh. Kemudian ia merapat ke pantai utara Semarang dan mendirikan sebuah Masjid ditepi pantai yang sekarang telah berubah fungsi menjadi Klenteng. Bangunan itu sekarang telah berada ditengah Kota Semarang di akibatkan pantai utara Jawa selali mengalami pendangkalan diakibatkan adanya sedimentasi sehingga lambat-laun daratan akan semakin bertambah luas.

Konon, setelah Zheng He meninggalkan tempat tersebut karena ia harus melanjutkan pelayarannya, banyak awak kapalnya yang tinggal di desa Simongan dan kawin dengan penduduk setempat. Mereka bersawah dan berladang ditempat itu. Zheng He memberikan pelajaran bercocok tanam serta menyebarkan ajaran-ajaran Islam. 











Klenteng Sam Poo Kong selain tempat ibadah dan ziarah , juga Klenteng ini bisa dijadikan sebagai tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. 

Ojo Lali...
Visit teng Jawa Tengah